Wednesday, September 12, 2007

Sayang Ku

Sayang,

Abang tahu hajatmu itu,
kita berusahalah sekadar termampu,
walau tercapai ia belumnya tentu,
itu resam hamba yang serba tidak tahu,
namun jangan diputuskan asamu itu,
dari rahmat Yang Maha Penentu.

Sayang,

Di sini tidak sempurna,
Rupa, harta, kuasa, apa sahaja,
semuanya ini ilusi semata,
buat berteduh basahnya hujan,
dan teriknya suria.

Sayang,

Hidup kita bukan di sini,
hidup kita di kemudian hari,
di mana nanti tiada realiti,
sepertinya suasana di sini.

Sayang,

Abang akan berada di sini,
Selagi diizin Robbul Izzati,
jatuh kita bersama menangis,
melonjak kita sama meninggi,
moga kelak kita bersama,
kekal di firdaus abadi.

No comments: